Biografi
HMS. Suhary Bin Asikin Mudahar, Ibu Siti Syarah, anak keempat dari tiga bersaudara. Yakni Siti Maemunah, Abdul Hamid dan Siti Hamra. Dilahirkan pada tanggal 7 Juni 1950 di Pontang, Desa Kemanisan sekarang masuk Kecamatan Tirtayasa. Masa kecil Penulis pernah tinggal di beberapa desa di wilayah Kabupaten Serang. Di antaranya di Kecamatan Kasemen, desa Kecacang, kemudian pindah ke Kecamatan Cikande, tinggal di desa Julang Pandan, kemudian hijrah ke Jakarta. karena orang tua bekerja di Pelelangan Ikan.
Saat Penulis tinggal di Jakarta, mulai masuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gadang Tg. Priok pada pagi hari, pada harinya sekolah di Madrasah Miftahul Ulum, kemudian melanjutkan ke Sekolah Teknik Negeri (STN) Kampung Jawa, Jakarta Kota. Sorenya mengaji menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren Istiqomah (sekarang, Aliyah), Jakarta Utara. Kemudian masuk Akademi Dakwah Islam (ADI) Jakarta Utara. Ketika ADI berubah menjadi PTDI, Penulis melanjutkan studi di PTDI hingga memperoleh gelar Sarjana Muda (BA), tahun 1976.
Penulis melanjutkan studi ke Universtas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta dan tamat pada tahun 1981 dan memperoleh Gelar Sarjana (Doktorandus/Drs). Pada tahun (1971-1973) Penulis ke luar negeri Malaysia Timur, saat itu masih duduk di PTDI baru tingkat II. Baru melanjutkan kembali setelah pulang dari Malaysia, masuk PTDI lagi. Pada tahun 1984 Penulis ke Luar Negeri lagi menuju Malaysia, tinggal di Kuala Lumpur selama 6 bulan, menjadi Kolumnis Majalah Al Ummah Kuala Lumpur, Malaysia, serta ditetapkan menjadi Wartawan Internasional oleh Islamic Media Kuala Lumpur, Pimpinan Badrul Hisyam. Kemudian penulis berangkat ke Pakistan, tinggal di Peshawar, perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan selama 1 tahun.
Penulis bersama Mujahidin Afghanistan dan turut-serta membantu para Mujahidin dalam rangka berjuang melawan Komunis Rusia. Penulis sempat kuliah di Al Jamiah Addakwah wal Jihad Pimpinan Syekh Abdur Robbi Rasul Sayaf. Setelah Tiket Penulis hampir habis dalam 1 tahun, penulis sempat aktif mengikuti Jamaah Tabligh, khuruj di Lahore dan perbatasan Kashmir selama 40 hari/malam.
Kemudian Penulis kembali ke Kuala Lumpur (1987), dan pada bulan Mei 1987 Penulis menuju Australia. Di Australia penulis menjadi Imam orng-orang Muslim Leader For Muslims Community di Christmas Island, Indian Ocean, Western Australia. Penulis juga pernah menjadi anggota Chiristmas Island Assembly atau semacam anggota DPRD tingkat Kota selama 3 tahun.
Penulis mengembangkan mudzakarah atau majelis ilmu tentang “Islamology” untuk para kandidat Doktor/mahasiswa program S3 di 3 universitas yakni Murdoch University, Western Australian University, Curtin Technology University, dan Pembina ICMI di Western Australia. (Menjadi Ketua Bidang Pembinaan Umat ICMI ORSAT Western Australia) (1995-2000).
Kini, Penulis tetap aktif mengajar di Sekolah Tinggi Agama Islam Nailul Authar (STAINA) Kota Serang-Banten, dan Akademi Dakwah Islam (ADI) Serang Banten. Selain itu, aktif berdakwah, khutbah Jumat, mengisi pengajian, menulis di Website Perpusda Banten dan Mass media.